Siaran Pers Pesan untuk Jakarta dan Indonesia Perkembangan politik menjelang pelaksanaan Pilkada serentak pada Februari 2017 mendatang akhir-akhir ini semakin mencemaskan bagi kehidupan demokrasi di Indonesia. Politisasi sentimen Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) semakin marak terjadi dan menghiasi ruang publik. Penggunaan isu SARA sebagai instrumen politik untuk menyerang lawan politik dan sekaligus menghimpun dukungan
Jakarta, LBH Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Tanpa Intimidasi, mengadakan konferensi pers di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selasa, (08/07/2014). Konferensi pers ini adalah bentuk informasi bagi masyarakat sekaligus pernyataan sikap dari NGO yang tergabung dalam koalisi untuk mengawal penyelenggaraan Pilpres kali ini. Dalam konferensi pers ini, koalisi menyoroti permasalahan intimidasi yang kerap
Selasa (1/4), Gerakan Kebhinnekaan untuk Pemilu Berkualitas (GKPB) mengadukan 2 (dua) dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu. Yang diadukan GKPB adalah kampanye hitam dengan materi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang masuk ke hotline posko pengaduan: pengaduankampanyesara@gmail.com atau kontak 0813 1838 5799. GKPB mengadukan, pertama, kampanye hitam SARA yang dilakukan Caleg untuk DPRD dari Partai