Jakarta, bantuanhukum.or.id—Kamis 6 Agustus 2015, Jaringan Buruh Migran mengadakan diskusi tematik terkait Sanksi dan Bantuan Hukum, yang berjudul “ Merumuskan masalah dan solusi dalam hal sanksi dan bantuan hukum dalam rangka perlindungan buruh migran “. Diskusi ini dimulai pada pukul 10.00 dengan difasilitasi oleh Asfinawati yang merupakan pegiat isu buruh migran. Peserta yang hadir dalam
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menilai hukuman mati yang diterapkan di Indonesia, termasuk yang dipidanakan kepada Mary Jane Fiesta Veloso, kontraproduktif dengan upaya penyelamatan warga negara Indonesia di luar negeri. “Mary Jane adalah buruh migran pekerja rumah tangga, sama seperti 264 buruh migran Indonesia di berbagai negara yang terancam hukuman mati,” kata pengacara publik LBH
Jakarta, bantuanhukum.or.id-Kamis, 18 Desember 2014, Jaringan Buruh Migran Indonesia melakukan aksi di depan istana negara dalam peringatan Hari Buruh Migran Internasional. Peserta aksi yang tergabung dalam Jaringan Buruh Migran Indonesia berkumpul di Patung Kuda yang terletak di depang Gedung Indosat dan berjalan hingga ke depan istana negara. Jaringan ini menuntut agar Presiden RI terpilih Joko
Jaringan Buruh Migran (JBM) yang terdiri dari 25 organisasi serikat buruh migran, serikat buruh/serikat pekerja, lembaga non pemerintah serta aktivis pegiat kemanusiaan, di hari peringatan Buruh Migran Internasional 2014 ini menagih janji Joko Widodo untuk memberikan perlindungan kepada Buruh Migran Indonesia! “Pekerjaan itu harus memanusiakan manusia, itulah filosofi dibalik sebuah pekerjaan. Oleh karenanya pekerjaan bagi
Pada 20-21 Agustus 2014 diselenggarakan Second Southeast Asian Regional Meeting for Legal Aid and Referral for Migrant Woekers and Victims of Trafficking di Hotel Novotel Bogor. Acara ini dapat terselenggara atas kerja sama HOME Singapore (Humanitarian Organization for Migrants Economic), LBH Jakarta, Yayasan TIFA, dan Open Society Foundation. Peserta training ini adalah pengacara yang concern
Dalam sidang THE UN COMMITTEE ON ECONOMIC SOCIAL AND CULTURAL RIGHTS (CESCR) atau Komite ECOSOC PBB di Jenewa, Swiss (29/4). LBH Jakarta memaparkan empat isu-isu tentang kegagalan Pemerintah Indonesia untuk memenuhi tanggung jawab mereka dalam memenuhi, menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat Indonesia di: Hak Pekerja Rumah Tangga dan Buruh Migran Indonesia Hak Serikat Pekerja Hak
“Apa persepsi kalian tentang Buruh Migran dan PRT? Tuliskan di kertas berwarna yang sudah dibagikan”, Nurus S Mufidah, Direktur LBH ASPEK membuka sesi pertama Kalabahu pada Senin, 21 April 2014 di LBH Jakarta. Perspektif peserta bermacam-macam tentang PRT, ada yang mengatakan “mengganggu rumah tangga”, “sebaiknya usia PRT lebih tua”, “kembang desa”, “gitu-gitu aja nasibnya”, ada
Membangun Jaringan Nasional Pengabdi Bantuan Hukum Bagi Pekerja Migran Jumlah pelanggaran hak, kekerasan yang dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) semakin hari semakin meningkat. Menurut data BNP2TKI awal Tahun 2013 dilaporkan bahwa selama Tahun 2012 terdapat 31.528 PMI yang telah terjerat kasus hukum atau bermasalah. Adapun jenis Permasalahan tersebut adalah: PHK secara sepihak, Pemberi
RILIS PERS BERSAMA KOALISI ORNOP BURUH MIGRAN Save Satinah, koalisi ornop dan individu buruh migran mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan segala upaya untuk membebaskan Satinah dari ancaman eksekusi hukuman pancung di Arab Saudi. Jika tidak ada usaha yang berarti, tidak sampai 2 (dua) minggu lagi Satinah akan dieksekusi oleh algojo pada