Saya sangat prihatin dengan pemberitaan Kompas cetak edisi 13 Mei 2015, di halaman 6 dengan judul “Keprihatinan atas Imigran Gelap”. Pasalnya, penggunaan istilah “imigran gelap” sangat tidak tepat digunakan untuk menyebut para pencari suaka atau pengungsi Internasional, baik yang berasal dari Myanmar atau negara asal lainnya. Sebaliknya, istilah tersebut merupakan stigma negatif yang memberi dampak
Siaran Pers: Solidaritas Lintas Iman untuk Rohingya Beberapa tahun terakhir ini, sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menghadapi gelombang pencari suaka dan pengungsi Rohingya asal Myanmar dan Banglades. Sebagaimana dilansir oleh berbagai media, baru-baru ini kapal-kapal pembawa ratusan pengungsi Rohingya sempat ditolak aparat keamanan Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk berlabuh di wilayahnya. Menurut sumber