Jakarta, bantuanhukum.or.id—Pukul 07.30 WIB pada tanggal 22 Desember 2014, warga yang tinggal di sekitar Kali Apuran, Kedaung Kali Angke Jakarta, dibuat panik oleh ulah Pemerintahan Kota Jakarta Barat. Pagi hari tersebut, ketenangan warga yang telah tinggal di wilayah tersebut sejak puluhan tahun yang lalu, direnggut oleh Pemkot Jakarta Barat. Pemkot Jakarta Barat melakukan penggusuran dengan
RILIS PERS No. 1341/ SK/LBH/XI/2014 LBH Jakarta Rabu (19/11). Menyalahi kewenangannya Polres Jakarta Timur memaksa warga agar membiarkan tanah yang mereka tinggali di Jalan Pemuda, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur untuk diukur BPN. Tindakan Polres Jakarta Timur adalah atas permintaan Wiliam Silitonga yang mengaku memiliki tanah di wilayah warga. Sebagai pengayom masyarakat tidak
RILIS PERS No. 1238/ SK/LBH/X/2014 Senin (13/10) Warga Karet Tengsin Tanah Abang berhasil menghentikan penggusuran paksa di wilayahnya. Warga didampingi LBH Jakarta berhasil menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk memohon agar penggusuran ditunda sebelum ada solusi dari Pemda DKI. Pertemuan tersebut dilanjutkan warga dengan menemui Camat Tanah Abang. Dari hasil pertemuan tersebut Camat dan warga
Jakarta, LBH Jakarta – Warga binaan di Rutan Salemba kembali mendapatkan penyuluhan hukum dari LBH Jakarta, Selasa (07/10). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada warga binaan di Rutan Salemba mengetahui hak-haknya sebagai tersangka. Kegiatan yang dilakukan sejak pukul 10.00 hingga pukul 12.30 WIB diikuti oleh 22 warga binaan dengan antusias. Penyuluhan hukum ini merupakan
Gara-gara menanam pohon di bahu jalan Perumahan Pesona Mutiara Indah,Tambun Utara, 4 warganya mendapat panggilan kepolisian dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. Adalah Sukmadi, Sulaeman, Sugiono dan Embon. Mereka oleh Developer Perumahan, PT Sadra Indo Utama, dianggap bersalah karena telah menanam pohon di bahu jalan area perumahan. Merasa tidak benar dengan surat panggilan kepolisian tersebut, 4
Press Release Sudah hampir sebulan lebih warga Pinggir Rel Tanah Abang yang digusur tempat tinggalnya pada 8 Agustus 2014 silam bertahan hidup dengan mendirikan bangunan sementara di pinggir Kali Banjir Kanal Barat. Penggusuran paksa yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dan PT. KAI (Persero) di lahan tengah perlintasan rel kereta api tanah abang tersebut telah mengakibatkan
Jakarta, LBH Jakarta – Warga Pinggir Rel Tanah Abang mendatangi Kantor Gubernur DKI Jakarta, pada Senin (22/9). Sekitar 250 warga yang menamakan dirinya Paguyuban DPR (Daerah Pinggir Rel) tersebut mengungkapkan kekecewaannya pada Pemprov DKI yang menggusur tempat tinggal mereka. Dalam aksi tersebut warga melakukan orasi-orasi yang isinya Menuntut Tempat Tinggal Yang Layak. “Kami juga warga
Perjuangan Warga Perumahan Pesona Mutiara Indah Desa Sriamur, Tambun Utara Bekasi mulai menemui titik terang. Proses hukum yang selama ini menghantui mereka atas dugaan tindak pidana Pasal 335 KUHP yang dilaporkan oleh pihak pengembang perumahan, telah resmi dihentikan oleh Polresta Bekasi pada tanggal 9 September 2014. Kasus ini bermula ketika pada tanggal 14 September 2013
Jakarta, LBH Jakarta – Hari ini, Rabu (27/08/14) warga Deplu Raya Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan Jakarta Selatan yang diwakili oleh Erros Djarot dan kawan-kawan melakukan pengaduan atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan tandatangan terkait AMDAL rencana pembangunan Apartemen Lexington Residence. Warga sudah berkumpul di POLDA Metro Jaya sejak pukul 09.48 pagi yang didampingi oleh Handika